Seminar Menguak Potensi Tanaman Obat di Indonesia

Kami mengikuti program magang dosen dari Dikti jakarta bertempat di Unpad Bandung. Kami mengikuti seminar dari peneliti Indonesia Bapak yaya Rukayadi tentang menguak potensi tumbuhan obat di Indonesia. Indonesia adalah negara dengan tumbuhan obat paling lengkap dan paling banyak di dunia. Sekitar 40.000 spesies tanaman obat di dunia, 30.000 spesies di antaranya tumbuh subur di Indonesia, termasuk temu lawak dan temu Kunci. Hal ini dikemukakan oleh Yaya Rukayadi, peneliti Indonesia yang mengajar dan menjadi peneliti di Yonsei University, Korea ketika memberikan ceramah di Kampus Unpad, Jl. Dipati Ukur 35 Bandung, Jum’at (06/06/08). Ceramahnya berjudul “Medical Plants: From The Legend to Science”. Acara ini dipandu oleh Ramdan Panigoro, MD., M.Sc., Ph.D.,dihadiri oleh mahasiswa Unpad,undangan serta dosen magang di Unpad Bandung. Acara berlangsung menarik tentang penjelasan manfaat tanaman obat indonesia yang masih banyak jumlahnya dan masih sedikit dimanfaatkan. Acara berlangsung lancar dan ada tanya jawab dari peserta seminar.

Dijelaskan juda dalam cerita Legenda Sangkuriang, dayang Sumbi masih terlihat muda, berkulit mulus, bersih dan cantik. Ternyata Dayang Sumbi mengkonsumsi “Bongborosan” (Bahasa Sunda = temu lawak, temu kunci dll.). Di daerah Priangan, terutama Bandung, merupakan tempat yang pas untuk pertumbuhan Temu Kunci. Sedangkan Jawa Tengah cocok untuk Temu Lawak. Menurut penelitiannya, Temu Lawak mengandung Xantorrizhol yang berguna sebagai Oral care, Anti kanker, Anti Bakteri, Anti Fungi dll. Sedangkan Temu Kunci mengandung Pandoratin.

Saat ini, penjualan tanaman obat mencapai 20 sampai 30 Juta Dolar Amerika. Di Korea sendiri, tanaman obat sangat digemari. Bahkan saat ini di sana sedang demam makanan yang mengandung zat-zat untuk kecantikan (beauty food). Jangan heran jika anda menemukan makanan cair atau pasta gigi yang berbahan dasar Temu Lawak untuk kesehatan dan kecantikan.  Jamu sendiri menjadi minuman kesehatan yang digemari di Korea. Produk Jamu banyak diimpor dari Indonesia. Sayangnya sebagian besar produk jamu yang beredar di Korea menjadi barang ilegal oleh Korean Food Additives Code (KFDA = semacam BPOM). Hal ini karena tidak ada penelitian ilmiah yang tertulis dan diekspos di Jurnal Internasional mengenai bahan baku Jamu tersebut.

 

 

Leave a comment »

My Lovely Home

I miss my place

I miss my greeny lanscape in my place

I miss my lovely town

I miss shiny sun come to my home in the morning

I miss my greeny plants

I miss rainbow after rainy

I miss birds show in my place

I miss my friend all of them

I miss foods like tastely  in my home

I miss my greeny home

I miss my greeny room

Now i look for knowledge, i must depend in this new place. Someday i will back home. hope so.

 

 

Leave a comment »

My new blog of greenly diary

Our memory 6 years ago

Menerawang ke belakang 6 tahun yang lalu saat bersama
Banyak hal telah kulalui bersama teman-teman tercinta
Tak terasa waktu begitu cepat berlalu

Kapan kan kembali menemui teman-teman terbaikku
Kapan cerita canda kan kembali
Akankah semua bisa bersama dan bertemu lagi
Akankah semua mimpi kita terwujud saat ini

Sobatku tercinta,

Semoga saat ini kita bisa bertemu di masa depan
Sobatku tercinta,

Semoga kita bisa melalui perjalanan hidup kita meskipun ada aral melintang

Semua itu  kita lalui 6 tahun yang lalu
Semuanya kan terlalui dengan doa dan usaha
Semoga kita akan bertemu di masa yang akan datang. I miss u all prend.    sari , dalima, vita, uju, diah, erna, grace, siti, eni

 

Leave a comment »

Dua minggu kuliner di Bandung

 

Selama 2 minggu di bandung, saya telah merasakan masakan kuliner bandung walaupun belum lengkap. Saya telah mencicipi batagor, sate ayam, pecel, gado2, masakan padang, nasi timbel, karedouk, lesehan di bandung, tahu sumedang, soto bandung, nasi  sayur, mie rebus, pecel lele, ayam goreng, soup ayam. Masih banyak waktu untuk mencicipi wisata kuliner di bandung. Selama 5 bulan atau 6 bulan ke depan saya ingin mencicipi beragam masakan yang ada di bandung. Saya tidak bisa masak  :) tetapi berusaha untuk bisa memasak dengan mencicipi masakan2, mencari literatur masakan serta membaca berbagai masakan seluruh nusantara. Selalu ada waktu untuk membaca, mencari serta mencicipi masakan2 tetapi belum ada waktu untuk membuat dan memasak sendiri :) semoga masih ada waktu belajar memasak bagi wanita dan calon ibu.

Comments (4) »

Magang di Unpad Bandung on Juni 2008

         

Saya adalah perawat lulusan Ners UGM 2002, bekerja 2 bulan di Akper Wiyata Husada Yogyakarta. Saya mendaftarkan diri melalui Dikti Jakarta pada Bulan April 2008 kemudian pada Akhir Mei 2008 saya mendapat panggilan ke Unpad Bandung. Satu minggu sebelum berangkat saya mondok di RS karena dehidrasi sedang dan hipoelektrolit. Banyak faktor yang membuat saya kondisi kesehatan menurun walaupun demikian saya tetap semangat walaupun kondisi kesehatan belum pulih total. yang saya lakuakn dan berusaha kesabaran, keikhlasan dan kemauan.  Hari minggu sore saya berangkat dari rumah Klaten menuju ke Jogyakara. berangkat dari Jogjakarta menuju Bandung pada tanggal 1 Juni 2008, jam 19.00 WIB dengan menggunakan travel Rama Sakti. Ini adalah pengalaman pertama saya bepergian jauh jadi sebelum berangkat minta doa orang tua dan pamitan dengan keluarga terdekat. Sesampai di Bandung jam 05.00 WIB di Lembaga Penelitian Unpad di jalan Cisanguey No 62 Bandung. Kemudian pada jam 08.00 bertemu dengan koordinator magang setelah itu mencari kos-kosan di Bandung. Kami berlima ketemu di Unpad Bandung dan memilih tinggal 1 kos dalam rangka mengikuti program magang di Unpad bandung. Pengalaman selama 1 minggu di Unpad, udara dan hawa dingin seperti di Kaliurang Yogyakarta, tetapi tetap mandi walau terasa dingin. Saya mendapatkan teh tawar ketika makan di warung, seperti di Jogjakarta yang cenderung mengkonsumsi teh naskitel (panas, legi, kentel). saya juga mencicipi gado2, lotek, karedok, pecel khas Bandung. makanannya sama seperti di jawa Tengah tetapi yang membedakan di Jawa Tengah manis dan pedas. Banyak hal saya belajar di Bandung semoga samapi bulan November 2008, saya banyak belajar ilmu, pengetahuan, pengalaman2 baik formal maupun informal selama di Bandung dan saya bisa berbagi cerita dengan yang lain, mahasiswa saya dan bermanfaat. Amien.

Leave a comment »